Rabu, 15 Oktober 2014

Apa itu MIMO?

                Sistem Multiple-Input Multiple-Output adalah sistem yang terdiri dari sejumlah terminal atau lebih dari satu antena pengirim dan penerima. Tidak seperti sistem antena kovensional yang sangat rentan terhadap multipath, sistem MIMO justru bekerja sangat maksimum pada sistem multipath. Sistem multipath dikembangkan untuk meningkatkan diversitas dan efisiensi bandwith (bpz/Hz) yang tekniknya sudah banyak dibahas diberbagai kalangan,buku, atau web.



                   Pada gambar di atas, terlihat sistem MIMO dengan antena pengirim dan penerima dengan jumlah masing masing lebih dari satu. Antena penerima akan menerima sinyal yang dikirimkan oleh antena pengirim setelah sinyal tersebut dikalikan dengan suatu matriks kanal. 

                   Pada umumnya sistem MIMO bila digambarkan secara matematis dapat terlihat seperti gambar di bawah ini:


Matriks H merupakan matriks kanal MIMO yang dibentuk dari estimasi nilai hij pada kanal transmisi. Matriks ini akan berguna dalam mendapatkan kembali sinyal informasi pada sisi penerima. Sinyal informasi didapatkan dengan mengalikan inverse matriks H dengan sinyal pada sisi penerima (x).

Rabu, 08 Oktober 2014

Apa itu "Radar" ? Part 2 (Prinsip Radar)

Fungsi radar adalah mendeteksi dan menentukan target berdasarkan informasi pantulan gelombang oleh objek yang didapat. Gelombang pantul yang didapat oleh radar biasa disebut radar pulsa (pulse radar).
Gambar dibawah ini adalah suatu diagram blok yang disederhanakan dari sebuah sistem radar. Diagram blok ini merupakan diagram blok radar monostatic dimana penerima dan pemancarnya dalam lokasi/penempatan yang sama . Sistem  ini menggugnakan antena tunggal yang berfungsi sebagai pemancar dan penerima; sistem kerja antena secara duplex dengan pemancar dan penerima dalam penempatan yang sama yang juga merupakan monostatic. 


-       Frekuensi generator, timing, dan kontrol
Blok ini menghasilkan sinyal sinkronisasi dan frekwensi yang diperlukan oleh sistem.
-       Transmitter
Pemancar menghasilkan sinyal radio yang digunakan untuk mendeteksi  target dan mengetahui pantulan yang diperoleh.
-       Modulator
Modulator berfungsi untuk mengendalikan pemancar sistem berpulsa, menentukan dan membentuk pulsa.
-       Duplexer
Switch duplexer antena pada sistem antena tunggal monostatic merupakan switch penerima dan pemancar.
-       Antena
Antena berkonsentrasi pada pemancaran sinyal ke dalam suatu berkas sempit lalu menyebar pada arah yang tunggal, menginterupsi sinyal pantulan target dari arah sama, dan memenuhi penyesuaian sistem rambatan gelombang pada medium propagasi. Antena dapat dikontrol sedemikian, sehingga radar dapat mencari atau menjejaki banyak arah.
-       Pengontrol antena
Pengontrol antena memposisikan beam antena pada sudut azimut dan elevasi yang diinginkan serta melaporkan sudut ini kepada pengolah data dan pengontrol sistem.
-       Receiver
Penerima memperkuat level sinyal pantulan untuk proses sistem berikutnya, seperti pengolah sinyal.
-       Pengolah sinyal
Berfungsi untuk  memproses pantulan target dan sinyal yang  tidak diinginkan untuk meningkatkan level sinyal pantulan target dan menghilangkan gangguan, dengan cara umum meningkatkan perbandingan SNR.
-       Pengolah data
Pengolah data menyimpan suatu proses penempatan dari target yang dideteksi. Pengolah data mengkonversi posisi data target untuk mengkoordinir suatu sistem yang mana dapat dimengerti oleh semua sistem pada jaringan.
-       Display
          Tampilan meletakkan informasi pada suatu format yang dapat dipakai operator
           radar dan yang lain, seperti pengontrolan lalu lintas udara (Contoh PPI)
.


Gambar di atas dan penjelasan berikut  menunjukkan proses suatu radar dengan jenis pulsa dalam menentukan suatu target. Frekuensi genarator dan sistem timing yang periodik  tertentu menyebabkan pemancar dapat menghasilkan suatu sinyal, atau pulsa, pada pemancaran  gelombang elektromagnetis.

Apa itu "RADAR"? Part 1

Kata " RADAR " merupakan singkatan dari kata Radio Detection and Ranging. Dari kata ini dapat kita pahami secara umum bahwa radar merupakan sistem untuk mendeteksi lokasi dan jarak via gelombang radio. Hal ini mengacu pada teknik yang menggunakan gelombang radio untuk mendeteksi keberadaan benda-benda di atmosfer. 

Jadi dapat kita artikan bahwa "Radar" adalah sistem pendeteksi objek yang menggunakan gelombang radio untuk menentukan jarak , ketinggian , arah, atau kecepatan benda . Sistem ini dapat digunakan untuk mendeteksi pesawat, kapal, pesawat ruang angkasa, peluru kendali  kendaraan bermotor , keadaan cuaca , dan keadaan daerah sekitar sistem ini. Pulsa gelombang radio atau gelombang mikro yang dihasilkan oleh antena transmisi sistem ini akan dipantulkan oleh objek yang diinginkan atau apapun selama masih dalam jalur cakupan radar . Pengembalian sedikit energi gelombang yang dipantulkan akan menuju ke antena penerima yang tidak jauh dari antena pemancar pada sistem ini (MonoStatic).


Radar secara diam diam telah dikembangkan oleh banyak sebelum dan selama perang dunia ke 2 berlangsung. Istilah "RADAR" pertama kali digunakan dan diluncurkan oleh pihak pasukan NAVY Amerika yang diartikan sebagai Radio Detection and Ranging. Setelah itu istilah ini mulai berganti setelah luar berkembang di negara lain seperti Inggris dan sekitarnya.

Di jaman modern ini penggunaan radar sangat bervariasi, mulai dari mengatur kontrol lalulintas pesawat di bandara, sistem pertahanan udara, sistem anti bom/ranjau, radar laut sebagai penentu letak kedudukan kapal diatas laut, pengawasan luar angkasa dan sistem orbit, meteorologi pemantauan curah hujan, membantu sistem penemuan target yang dilakukan rudal, dan radar tanah untuk kepentingan geologi (gelombang menembus tanah). Sistem radar yang berteknologi tinggi berhubungan dengan pemrosesan sinyal digital dan mampu untuk melakukan pengolahan informasi yang diinginkan untuk dijauhkan dari tingkat noise/kebisingan/gangguan yang sangat tinggi. 


Selasa, 23 September 2014

Pentingnya Matematika

Matematika mungkin hal yang tabu atau jarang diucapkan di kalangan banyak orang. kebanyakan para pelajar saat ini menganggap matematika adalah sesuatu yang sangat menakutkan atau ancaman yang paling bahaya dalam pencapaian nilai mereka. Padahal bila mau memahami sedikit tentang matematika ini mungkin banyak orang mulai menyukai matematika.
Pertama pertama coba kita lihat dari yang paling dasar yaitu penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian. Kita bayangkan saja jika kita waktu kecil bila kita tidak tahu istilah yang ada diatas atau kita tidak dikenalkan sejak kecil, mungkin banyak orang akan kebingungan dalam melihat berbagai hal dalam jumlah banyak. Mungkin hanya bisa menyebut suatu kelompok dengan kumpulan orang tanpa mengetahui berapa jumlah. Apalagi dalam kehidupan sehari hari betapa sulitnya hidup tanpa tau istilah yang ada pada kalimat pertama paragraf ini. Pernahkah anda bayangkan?

Pembahasan pertama mungkin orang bisa memahami hal hal yang tertulis diatas. Jika sekarang ada yang bertanya "Aku belum pernah lihat integral itu diterapkan, kenapa harus dipelajari? sulit begitu hanya bikin capek otak aja." Mungkin dulu waktu SMA saya bingung untuk menjawab hal tersebut. dalam pikiran saya "Benar buat apa ya?". Tapi seiring berjalanya waktu dan mulai memasuki dunia teknik elektro saya mulai menemukan jawaban dan memahami "mengapa dan harus" belajar hal tersebut.

Bagi mereka yang hanya bisa menggunakan teknologi yang sudah ada mungkin mereka berpikir bahwa integral, differensial, dan teman temanya hanyalah buang waktu belaka. Padahal kenyataanya hal-hal tersebut sangat penting dan membantu penemuan teknologi baru baru sekarang ini oleh para teknisi yang berada dalam bidang teknologi. Dengan hal-hal itu kita bisa melakukan pendekatan matematik yang bisa menciptakan teknologi baru untuk kebutuhan manusia yang selalu kurang puas.
Dan masih banyak hal lain jika kita gunakan logika matematika terlihat lebih mudah. Jadi masihkah anda sekalian meragukan perlunya matematika. :D